Berita Bola Terkini

Situs Berita Bola Terkini

Bye Benzema! Inilah Momen Terbaik Benzema Bersama Real Madrid

Setiap pertemuan pasti selalu ada perpisahan. Kepergian Karim Benzema dari Real Madrid menyisakan banyak cerita. Jasanya sudah terlalu banyak bagi Los Blancos. Berbagai prestasi sudah diraih wak haji selama berseragam putih khas El Real sejak 2009 silam.

Dari sederet perjalanan panjang 14 tahun pengabdian Benzema di Real Madrid, tercatat beberapa momen spesial. Berikut delapan momen yang tak terlupakan Benzema selama di Real Madrid.

Hattrick Menenggelamkan Barca di Copa Del Rey Musim Ini

Pertama yang masih segar dalam ingatan, yakni ketika ia menggendong Real Madrid menenggelamkan rival bebuyutan Barcelona di ajang Copa Del Rey musim ini. Meski tak prestisius, nyatanya Copa del Rey adalah gelar yang sulit didapat Real Madrid. Terakhir kali mereka merengkuh itu pada 2014 silam.

Nah di musim ini, mereka pun hampir kandas oleh Barca di babak semifinal. Pasalnya, di leg pertama yang berlangsung di Bernabeu, El Real sudah kalah 0-1. Leg kedua terasa berat bagi El Real karena bermain di Camp Nou.

Namun, di leg kedua, Benzema muncul sebagai aktor perubahan. Hattrick spektakulernya memaksa seisi Camp Nou terdiam menanggung malu. El Real akhirnya menang meyakinkan 4-0 dan melaju ke final. Real Madrid pun akhirnya berhasil merengkuh gelar Copa del Rey musim ini.

Gol El Clasico Tercepat Sepanjang Sejarah Pada Tahun 2011

Laga El Clasico pada Desember 2011 menjadi saksi tercatatnya rekor spesial sepanjang sejarah. Ya, rekor itu adalah rekor gol tercepat di laga El Clasico. Siapa lagi kalau bukan Karim Benzema aktornya. Ia mencetak gol di detik ke-22 di Bernabeu, membuat namanya tercatat di buku sejarah.

Berkat gol itu Benzema melewati rekor yang sebelumnya dipegang pemain Barcelona, Francisco Jose Carrasco pada musim 1987/88, dan penyerang Real Madrid, Enrique Mateos pada musim 1960/61. Keduanya sama-sama mencetak gol di menit pertama. Sayangnya, setelah gol cepat itu, Real Madrid justru diberondong tiga gol oleh Barcelona dan harus menelan kekalahan.

Mengubur Impian Atletico Madrid di Liga Champions 2017

Tak hanya di kompetisi domestik, magis Benzema juga bertuah di Liga Champions, seperti yang terjadi di Liga Champions musim 2016/17. Di babak semifinal, El Real bertemu dengan rival sekota mereka, Atletico Madrid. Awalnya, langkah El Real ke final diprediksi akan mulus-mulus saja, setelah mampu membantai pasukan Simeone itu 3-0 di Santiago Bernabeu.

Nah di leg kedua yang dihelat di markas lama Atletico Madrid, Vicente Calderón, Los Colchoneros berusaha bangkit. Mereka bahkan berhasil unggul terlebih dahulu 2-0 di 20 menit pertama berkat gol dari Saul dan Griezmann.

Namun, skill ciamik tiba-tiba keluar dari seorang Benzema. Setelah menerima bola spekulatif, ia langsung mengejarnya ke sudut pojok lapangan. Dan ketika Diego Godin serta Stefan Savic mendekat, Benzema dengan licik mengelabuhinya. Sehingga ia pun dengan mudah melepas umpan krusial yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Isco lewat bola muntah.

Gol tandang dari Isco itu berhasil mengubur impian comeback Atletico Madrid. Real Madrid akhirnya lolos ke final dan back to back menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Juventus.

Gol Pembuka Ikonik di Final Liga Champions 2018

Di partai final pun, Benzema sempat menjadi aktor bagi kemenangan Real Madrid. Contohnya saja di momen final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool di Kiev 2018.

Saking sengitnya laga, babak pertama hanya penuh dengan drama pemain cedera dan skor masih berakhir sama kuat 0-0. Nah di babak kedua semua berubah. Keisengan seorang Benzema pada menit 51 mampu membuat skor berubah 1-0.

Saat itu Benzema iseng mendekati kiper Loris Karius ketika ia mau melemparkan bola. Benzema hanya spekulatif menjulurkan kakinya dan tak sengaja terkena bola lemparan Karius tersebut dan akhirnya masuk ke gawang. Gol lawak yang ikonik dari Benzema itu sekaligus menjadi gol pembuka bagi laga yang berkesudahan 3-1 untuk kemenangan hattrick Liga Champions El Real.

Hattrick Comeback Melawan PSG di Liga Champions 2022

Beralih ke musim lalu. Tak dipungkiri, gelar ke-14 Liga Champions El Real musim lalu banyak berasal dari sumbangsih Benzema. Yang pertama, adalah comeback-nya Real Madrid di babak 16 besar melawan PSG.

Kalah terlebih dahulu 1-0 di Paris, El Real harus berjuang mati-matian menghadapi gempuran trio Messi, Neymar, dan Mbappe di Bernabeu. Keadaan menjadi semakin runyam ketika Kylian Mbappe mencetak gol di menit 38 yang menjadikan agregat menjadi 2-0 untuk PSG.

Namun di babak kedua semuanya berubah. Benzema menggila dan jadi juru selamat Real Madrid. Ia menciptakan hattrick sensasional di babak kedua yang mengubah skor menjadi 3-1 untuk kemenangan El Real. Les Parisiens pun terkubur di Bernabeu. Sedangkan El Real berhak lolos ke perempat final.

Gol Penyelamat Mengandaskan Chelsea di Liga Champions 2022

Di perempat final melawan Chelsea, tuah Benzema kembali terbukti. Di leg pertama yang dihelat di Stamford Bridge, awalnya terasa mulus bagi El Real lantaran mampu mencuri kemenangan 3-1. Berkat tiga gol Benzema.

Namun di leg kedua di Bernabeu awalnya terasa berbeda. The Blues asuhan Tuchel tiba-tiba mengejutkan dengan unggul 3-0 terlebih dahulu atas tuan rumah. Kubu Ancelotti pun ketar-ketir karena kalah agregat hingga menit ke-89.

Untung saja, berkat gol Rodrygo di menit akhir 90, laga akhirnya dipaksa ke babak perpanjangan waktu karena agregat jadi sama kuat 4-4. Lalu, terjadilah momen gol spesial dari Benzema lewat sundulan setelah menerima umpan dari Vinicius di menit 96 perpanjangan waktu.

Gol itu sekaligus memupus harapan The Blues untuk Comeback di Bernabeu. El Real akhirnya mampu lolos ke semifinal secara dramatis.

Gol Pengubur Impian Manchester City di Liga Champions 2022

Nah di babak semifinal, melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola jadi laga yang tak mudah bagi pasukan Ancelotti untuk menuju final.

Terbukti, di laga leg pertama yang dihelat di Etihad, El Real takluk dengan skor 4-3. Di leg kedua pun keadaannya hampir sama. Keperkasaan Manchester City mampu ditunjukkan kembali sampai menit ke-76 ketika gol Riyad Mahrez membuat The Citizens unggul agregat 5-3.

Bernabeu pun seketika hening. Namun tak butuh waktu lama untuk bergemuruh kembali, setelah assist dari Benzema kepada Rodrygo mampu menjadi gol di menit-89. Berkat gol pembuka itulah, semangat El Real berkobar sampai akhirnya tercipta gol kedua Rodrygo yang memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Lagi dan lagi, untuk kesekian kalinya Karim Benzema memecah kebuntuan. Pergerakannya yang dilanggar oleh Ruben Dias membuat Real Madrid dihadiahi penalti. Eksekusi 12 pas Benzema pulalah yang mengantarkan El Real mampu unggul agregat 6-5.

Inilah comeback untuk kesekian kalinya bagi Real Madrid di fase knockout Liga Champions musim lalu. Semuanya berkat tuah Benzema sang juru selamat. El Real pun mantap menatap final dan akhirnya berhasil menjadi juara.

Menerima Trofi Ballon D’or 2022

Dari semua momen indah Benzema di Real Madrid, puncak pencapaian tertinggi Benzema tak dipungkiri terjadi pada tanggal 18 Oktober 2022. Tepat di hari itu, ia akhirnya dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or 2022.

Tak usah diragukan lagi keperkasaan Benzema membawa Real Madrid meraih beberapa gelar musim lalu. Bahkan bukan sejak musim lalu. Sejak kedatangannya di Bernabeu 2009 silam, sudah terlalu banyak sumbangsih Benzema bagi prestasi Los Blancos.

Namun ketika masih berjaya bersama trio BBC, ia selalu berada di bawah bayang-bayang kebintangan CR7. Maka dari itu, pada saat usianya yang sudah menginjak 35 tahun gelar Ballon d’Or adalah gelar yang melengkapi pencapaian karir sepakbola King Benzema selama ini.

Sumber Referensi : realmadrid.com, metro, goal, managingmadrid, onefootball

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *